Sabtu, 02 Desember 2017

RENUNGAN APA BILA KITA KEHILANGAN BARANG YANG DICURI ORANG

Para sahabat semua pasti setidaknya pernah mengalami bagaimana rasa sakitnya ketika barang yang kita punyai ataupun yang kita sayangi dicuri oleh orang lain. Tindakan yang kita lakukan akan bervariasi melihat nilai barang yang dicuri, dari mencari, lapor polisi ataupun sampai mencaci maki.

SESUNGGUHNYA

Saat itu kita sedang diberi pelajaran bahwa semua yang kita miliki secara total hak milik Sang Robb, kapan saja bisa saja hilang, bahkan kita sendiri tidak memiliki kemampuan nyawa ini saat sang pemegang Hak itu mengambilnya. Ihtiar, doa dan sikap kita saat kejadian tersebut berlangsung merupakan kunci utama tentang siapa kita, langkah-langkah yang kita ambil sesungguhnya cerminan jiwa kita. Namun dibalik semua itu sebenarnya perlunya kita berucap ALHAMDULILLAH ... bahwa kita yang kecurian dan bukan kita yang dijadikan oleh Sang Robb sebagai pencurinya.

Syajaratul Yaqin - Ketenangan Cakra Jiwa   

Kamis, 30 November 2017

RENUNGAN APABILA KITA MENCIUM AROMA BUANG ANGIN

Sebagai manusia yang lazimnya sering berkumpul bersama sahabat-sahabat sesekali bisa saja diantara teman tiba-tiba buang angin baik bersuara ataupun tidak bersuara namun menimbulkan aroma yang luar biasa mengganggu indera penciuman kita. Banyak diantara kita yang mendengar suara buang angin langsung mengolok-olok ataupun marah, apalagi disertai bau yang sangat tidak menyenangkan.

SESUNGGUHNYA

Pada saat itu Allah SWT sedang membuktikan bahwa telinga dan hidung kita sedang normal, apabila suara buang angin teman kita tidak terdengar oleh kita sedangkan yang lain mendengar maka berarti telinga kita sedang bermasalah. Ucapkan ALHAMDULILLAH walaupun bau tidak enak masuk ke hidung kita, itu karena hidung kita masih normal dan sehat, bila bau itu tidak bisa kita rasakan seperti yang lain, kemana kita harus menyembuhkan indera penciuman kita, berapa rupiahkah yang harus kita keluarkan hanya ingin memiliki lagi penciuman yang normal

Syajaratul Yaqin - Ketenangan Cakra Jiwa

Selasa, 28 November 2017

Renungan Apabila Sedang Sakit Kepala

Sebagai manusia, wajar bila kadang kala kita mengalami sakit kepala, baik disebabkan oleh beratnya beban fikiran ataupun penyebab lainnya. Sering sekali kita mengumpat bahkan mengucapkan sumpah serapah dalam menjalaninya.

SESUNGGUHNYA ...

Hidup di dalam kehidupan selalu memiliki pasangan sakit - sehat ... baik - buruk ... besar - kecil dsb, bila kita diberi sebuah ujian berupa sakit kepala pertama-tama yang harus kita ucapkan adalah SubhanAllah wa Hamdulillahi wa Laa Ilaaha Illallah wAllahu Akbar. Bisikan dalam jiwa kita, hanya orang-orang yang punya kepala yang bisa mengalami sakit kepala, dan bila tidak memiliki kepala yakin tidak akan pernah mengalami sakit kepala. Alhamdulillah bahwa kita masih memiliki kepala jadi jalani siklus perputaran saat sakit kepala, berihtiar dan berdoa untuk kembali mencapai kesembuhan.

Syajaratul Yaqin - Ketenangan Cakra Jiwa

Renungan Apabila Melihat Orang Lain Celaka

Sering kali kita melihat orang lain di sekitar kita mengalami kecelakaan, baik kecelakaan karena kelalaian ataupun penyebab lainnya, tidak sedikit diantara kita yang mengumpat atau mencemooh bahkan bersorak ketika melihat seseorang yang ugal-ugalan dalam mengendarai motor lalu mengalami kecelakaan.

SESUNGGUHNYA ...

Saat itu kita sedang diberi contoh oleh Allah SWT tentang celakanya orang yang ugal-ugalan saat berkendara, Ucapkan SubhanAllahi wal Hamdulillah wa Laa Ilaaha Illallah wAllahu Akbar, lalu berbisiklah ke dalam jiwa kita, Allah SWT sedang memberikan contoh langsung kepada kita agar jangan seperti perbuatan orang tersebut. Dan doakan agar Allah SWT memberikan hidayah berupa hikmah agar orang tersebut bisa sadar dengan apa yang ia alami.

Syajaratul Yaqin - Ketenangan Cakra Jiwa